Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 28 Maret 2012

Teleportasi Cahaya

Teleportasi Cahaya

Tidak Unik
- Memindahkan obyek dengan teleportasi seperti dalam cerita fiksi ilmiah ruang angkasa ternyata sudah pernah dilakukan ilmuwan, meskipun hanya memindahkan seberkas cahaya. Teleportasi terkait dengan sifat dua partikel yang dapat disatukan sekalipun terpisah jauh. Kedua partikel dapat berkomunikasi secara instan.

Untuk melakukan teleportasi cahaya, para peneliti yang dipimpin Noriyuki Lee dari Universitas Tokyo menghancurkan partikel di satu tempat dan menciptakan kembali di lokasi lain. Hal ini hampir menyerupai proses teleportasi dalam film Star Trek yang menampakkan alat teleportasi memindai seseorang, atom demi atom, menghancurkan, dan kemudian membangun kembali orang dengan pola sama.

Lee dan tim memindahkan cahaya dengan "mengaitkan" satu paket cahaya dengan separuh partikel lain, kemudian menghancurkan. Partikel yang tersisa merekam "hubungan" dengan partikel lain tadi, termasuk informasi tentang cahaya sehingga memungkinkan peneliti untuk membangun kembali cahaya dengan konfigurasi persis di tempat lain.

salam,


Tidak Unik
Selasa, 27 Maret 2012

Bus Meluncur ke Stasiun Antariksa

ATV

Tidak Unik
- Jum'at, tanggal 23 Maret 2012, Badan Antariksa Eropa (ESA) meluncurkan wahana sebesar bus ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Bus tersebut membawa logistik. Wahana yang diberi nama Automated Transfer Vehicle (ATV) ini meluncur ke luar angkasa dengan roket Ariane 5 dari pusat peluncuran satelit Kourou, Guyana Perancis, pukul 01.30 waktu setempat atau 11.30 WIB. Adapun logistik yang dibawa ATV ini adalah air, makanan, oksigen, dan bahan bakar untuk mendukung operasional enam astronot yang saat ini bertugas di stasiun antariksa internasional. Logistik seberat 20 ton ini juga merupakan beban terberat yang pernah dibawa kargo luar angkasa semenjak Amerika Serikat menghentikan proyek pesawat ulang alik.

Pertama-tama, roket Ariane akan membawa ATV hingga ketinggian 260 km di atas permukaan tanah, setelah itu roket pendorong akan melanjutkan hingga ketinggian 130 km lagi.

Ini merupakan peluncuran ATV yang ketiga kalinya. Sebelumnya, ESA telah meluncurkan wahana seperti itu pada tahun 2008 dan 2011, kemudian pada wahana ketiga diberi julukan Edoardo Amaldi untuk menghormati ilmuwan asal Italia yang menemukan neutron lambat yang menjadi dasar pembangkitan listrik dari nuklir.


salam,


Tidak Unik

Senin, 26 Maret 2012

Lubang Hitam Mampu Melemparkan Planet

Lubang Hitam

Tidak Unik - Planet yang terlempar lumrahnya akan bergerak dengan kecepatan 11-16 juta km per jam. Namun saat terlempar, bisa saja kecepatan planet tersebut mencapai 48 juta km per jam. Planet-planet itu akan menjadi benda tercepat yang bergerak di galaksi Bimasakti. Dengan kecepatan seperti itu, planet bergerak 450 kali lebih cepat daripada kecepatan revolusi Bumi mengelilingi Matahari. Dengan kecepatan itu, manusia bisa pergi dari London ke New York hanya dalam waktu kurang dari 1/2 detik, atau bisa pergi ke Bulan dalam waktu hanya 30 detik.

Bagaimana planet bisa terlempar?

Peristiwa ini bisa dialami oleh planet yang ada dalam sistem bintang ganda atau tata surya yang memiliki dua bintang. Jika tata surya tersebut berada di dekat lubang hitam, maka lubang hitam akan memakan salah satu bintang. Sementara itu, bintang lain akan terlempar jauh dengan kecepatan super-tinggi. Planet-planet pengorbit bintang yang dimakan itulah yang bisa terlempar.
Menurut para astronom, terlemparnya planet ini pernah diobservasi 7 tahun lalu. Astronom mendeteksi adanya benda angkasa yang bergerak keluar dari Bimasakti dengan kecepatan 2,4 juta km per jam.

salam,


Tidak Unik
Sabtu, 24 Maret 2012

Menuju Angkasa Dengan Lift Angkasa

Lift Angkasa

Tidak Unik
- Guna mencapai tujuan untuk liburan ke ruang angkasa, perusahaan konstruksi asal Jepang berencana membangun lift yang tingginya 96.000 km atau setara dengan 1/4 jarak bumi ke bulan.

Perusahaan yang bernama Obayashi Corps itu akan menggunakan teknologi carbon nanotube untuk membangun lift angkasa tersebut. Carbon nanotube sendiri memiliki kekuatan 20 kali lebih kuat dari baja. Dalam sekali jalan, lift tersebut dapat mengangkut sampai 30 orang dan akan bergerak dengan kecepatan 200 km/jam. Lift ini bisa mengantar pengunjung sampai ketinggian 36.000 km, sedangkan ketinggian maksimal hanya boleh diakses oleh peneliti. Sayangnya, Obayashi Corps belum menentukan tempat akan digunakan untuk pembangunan lift ini dan juga biaya serta donatur yang akan membiayai rencana ini.

Obayashi Corp sendiri terkenal cukup ahli dalam membangun menara, pembangkit listrik hingga renovasi candi.Beberapa karyanya adalah Universal Studio di Osaka, Dubai Metro di Uni Emirat Arab dan Stadium Australia.


salam,


Tidak Unik